Waroeng Baroe Lama Kediri Hadirkan Suasana Jadul, Kuliner Murah, dan Destinasi Wisata UMKM yang Unik
Keterangan : Beragam barang antik mulai dari pintu masuk hingga ke bagian dalam ruangan memanjakan pengunjung
Kediri – Begitu melangkah masuk ke Waroeng Baroe Lama, para pengunjung seolah dibawa kembali ke masa lampau. Warung dengan konsep jadul ini tidak hanya menawarkan kuliner khas rumahan dengan harga terjangkau, tetapi juga menghadirkan suasana nostalgia melalui koleksi barang-barang antik yang dipamerkan pemilik warung.
Benda-benda jadul dipajang mulai dari depan hingga ke area dalam, menciptakan kesan hangat dan autentik bagi siapa saja yang datang. Tak heran jika banyak pengunjung betah menikmati suasana sambil menyeruput kopi.
Di antara koleksi yang ditampilkan, terdapat foto-foto Presiden Soekarno dan Soeharto bersama para menterinya, mesin ketik manual, radio jadul, pintu rumah tempo doeloe, kaset pita, wayang, guci, dan ragam barang antik lainnya. Koleksi bukunya pun menarik: mulai dari buku berbahasa Belanda, kitab-kitab Al-Qur'an terjemahan Belanda, hingga buku Jawa kuno dengan perkiraan usia ratusan tahun. Sebagian barang antik ini bahkan bisa dibeli, sehingga memunculkan nilai tambah bagi para pencinta koleksi.
Kuliner Lokal Harga Terjangkau
Sebagai tempat nongkrong, Waroeng Baroe Lama tetap mengutamakan sajian kuliner yang ramah di kantong. Menu makanan seperti tahu lontong dan mie menjadi favorit banyak pengunjung. Sementara minuman hangat seperti wedang jahe, wedang sere, kopi, dan teh menjadi pilihan untuk menemani suasana klasik. Harga makanan dibanderol Rp10.000 – Rp15.000, sedangkan minuman mulai Rp5.000 – Rp12.000.
Harga yang merakyat ini menjadikan warung ini cocok untuk semua kalangan, termasuk pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga wisatawan yang ingin menikmati kuliner lokal tanpa harus merogoh kocek dalam.
Perkuat UMKM dan Wisata Edukasi Kota Kediri
Sebagai UMKM asli Kota Kediri, Waroeng Baroe Lama turut memperkaya destinasi wisata kota, terutama bagi wisatawan yang mencari pengalaman berbeda. Konsep warung yang menyatu dengan suasana museum mini dan perpustakaan pribadi menjadi daya tarik tersendiri—menjadikan tempat ini sebagai alternatif wisata edukasi yang jarang dijumpai.
Warung ini berdiri sejak tahun 2017 dan merupakan gagasan dari Yanuar Riadi, seorang kolektor barang antik. Kecintaannya pada barang lawas sejak 2010 mendorongnya menciptakan ruang yang bukan hanya untuk makan, tetapi juga untuk belajar dan mengenal sejarah.
"Inspirasinya karena saya suka barang antik. Selain itu, kalau kita tidak bisa mengajar, setidaknya kita bisa menyediakan tempat untuk belajar. Salah satunya melalui buku," ujar Yanuar, Selasa 18 November 2025.
Destinasi yang Wajib Dikunjungi Saat Berwisata di Kota Kediri
Berlokasi di Jalan Mauni No. 157, Pesantren, Kota Kediri, Waroeng Baroe Lama kini menjadi salah satu spot rekomendasi bagi wisatawan yang ingin mengeksplor sisi lain kota. Selain kuliner dan suasana jadul, tempat ini cocok untuk menjadi lokasi berburu foto, diskusi komunitas, hingga hunting barang antik.
Dengan keunikan konsep, dukungan terhadap UMKM lokal, serta atmosfer nostalgia yang kuat, Waroeng Baroe Lama semakin memperkaya pilihan wisata kuliner dan budaya di Kota Kediri. (Jn)
6
Berita Terkait
09 September 2025 07:46
Gubernur Khofifah Tegaskan Tidak Ada PHK Massal di PT Gudang Garam: â€...
06 November 2025 23:05
BI Kediri Gelar Panen Raya GNPIP Cabai Off Season untuk Jaga Stabilita...
Rekomendasi
07 Desember 2025 10:20
Samsung Galaxy Z & Gemini AI: Buka Peluang Kreator untuk Jadi Pebisni...
12 Desember 2025 15:53
Bikin Liburan Akhir Tahun Makin Seru Dengan Google Gemini Di GALAXY S2...
10 Desember 2025 11:27
Pembangunan dan Rehabilitasi Jalan Stasiun Kediri Capai 98%, Tahun Bar...
10 Desember 2025 13:45
SCCI Chapter Kediri Raya Siapkan Pesta Rakyat Gratis di Simpang Lima G...
12 Desember 2025 19:37
Kenalkan Sosok Pahlawan Jendral Soedirman Disbudparpora Kota Kediri Aj...
12 Desember 2025 19:45
Komentar (0)