Melihat Prosesi Wisuda 280 Peserta SOTH dan SELANTANG

    6
    0

    FOTO : (ist)

    Melihat Prosesi Wisuda 280 Peserta SOTH dan SELANTANG

    KEDIRI | Penjabat (Pj) Wali Kota Kediri Zanariah mewisuda peserta yang telah lulus Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) dan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) Kota Kediri tahun 2023, Kamis (7/12). Bertempat di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, terdapat 280 wisudawan dan wisudawati. Terdiri dari 249 wisudawati SOTH dan 31 wisudawan/wisudawati SELANTANG. Para lulusan ini berasal dari 10 kelurahan, yakni, Ngronggo, Campurejo, Sukorame, Betet, Dandangan, Blabak, Pojok, Tosaren, Mrican dan Lirboyo.

    “Saya terharu dan bangga atas komitmen belajar Bapak Ibu di tengah kesibukan maupun keterbatasan tidak menghalangi diri memanfaatkan kesempatan menimba ilmu. Wisuda ini merupakan penghargaan kepada Bapak Ibu yang telah lulus mengikuti semua rangkaian pembelajaran hingga tuntas. Total pertemuan SOTH ada 13 kali setara 3 bulan dan untuk SELANTANG ada 12 kali setara 6 bulan,” ujarnya.

    Zanariah menjelaskan, SOTH merupakan terobosan dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan orang tua dalam menadampingi serta mengasuh tumbuh kembang anak. Sebab sampai saat ini belum ada sekolah formal untuk menjadi orang tua yang baik. Akhirnya sering kali para orang tua utamanya ibu-ibu belajar dari pengalaman orang tua dulu, tetangga sekitar, bahkan lewat media sosial seiring berkembangnya zaman. SOTH ini menjadi jawaban atas kebutuhan orang tua akan ilmu yang relevan dengan pola asuh anak di era sekarang. Ditambah di SOTH ini tidak hanya menekankan peran ibu tapi juga mengajak para ayah terlibat aktif dalam pengasuhan.

    “Tujuannya agar ayah tidak hanya fokus mencari nafkah saja tanpa meluangkan waktu untuk hadir membersamai tumbuh kembang anak. Atau kita kenal dengan istilah fatherless. Saya berharap kepedulian orang tua atas pola asuh anak di Kota Kediri semakin meningkat sehingga anak bertumbuh kembang optimal,” jelasnya.

    Pj Wali Kota Kediri menambahkan, SELANTANG menjadi wadah para lansia untuk belajar, menambah teman, dan semakin berdaya. Terlebih selama masa produktifnya dulu para lansia berkontribusi banyak pada pembangunan daerah. Diharapkan lansia menerapkan semua ilmu yang sudah didapat. Sehingga semakin sehat, mandiri, produktif, dan aktif.

    “Kami sampaikan terima kasih kepada BKKBN Provinsi Jatim yang telah membimbing kami sehingga mampu meluluskan 2 sesi. Saya harap program ini dapat berkesinambungan di seluruh kelurahan di Kota Kediri. Saya yakin dengan manfaatnya semakin menarik minat masyarakat Kota Kediri,” imbuhnya.

    Sementara itu, salah satu lulusan terbaik SOTH Umi Nurkholid mengaku mendapat banyak manfaat dari sekolah ini. Dengan adanya SOTH Ia dan suami lebih memahami pola asuh anak yang baik. Sehingga anak mendapat kasih sayang dan pendidikan dengan baik.

    “Kita sebagai orang tua bisa berkolaborasi dalam mengasuh anak. Harapannya ke depan semakin banyak orang tua yang mengikuti sekolah ini. Karena manfaatnya luar biasa,” ujar Warga Kelurahan Mrican ini.

    Turut hadir, Pembina Program Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Yuni Dwi Tjadikijanto, Pj Ketua TP PKK Novita Bagus Alit, Kepala DP3AP2KB Sumedi, perwakilan camat, lurah, pengurus TP PKK Kota, TP PKK Kecamatan dan Kelurahan, dan tamu undangan lainnya.(red)