Situasi Kembali Kondusif, Mas Dhito Cabut Surat Edaran Jam Malam Pelajar
Keterangan : Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memutuskan untuk mencabut surat edaran bupati terkait pemberlakuan jam malam bagi pelajar
Kediri - Satu pekan pasca kekacauan akibat aksi anarkis pembakaran dan penjarahan aset Pemerintah Kabupaten Kediri yang dilakukan massa pada Sabtu (30/8) malam, kondisi Kabupaten Kediri berangsur kondusif.
Baca Juga :
Wali Kota Kediri Bersama Forkopimda Tinjau Sejumlah Pos Pelayanan dan Pengamanan Idulfitri 1446 HMempertimbangkan perkembangan kondisi yang ada, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memutuskan untuk mencabut surat edaran bupati terkait pemberlakuan jam malam bagi pelajar.
Pencabutan surat edaran itu disampaikan Mas Dhito saat menghadiri acara pengajian akbar peresmian SDI Ulumiah Al Ma'ruf, Desa Tertek, Kecamatan Pare, Minggu (7/9/2025) malam.
"Saya cabut surat edaran bupati, saya tetapkan per malam ini saya nyatakan Kabupaten Kediri sudah menjadi kabupaten yang guyub rukun, adem tentrem gemah ripah loh jinawi," kata Mas Dhito.
Dari aksi kerusuhan malam itu, selain aksi perusakan yang dilakukan, keprihatinan juga muncul karena para pelaku mayoritas merupakan kalangan pelajar setingkat SMP dan SMA.
Selain menyasar gedung pemerintahan Kabupaten Kediri, secara umum di wilayah Kediri para pelaku juga melakukan pembakaran Gedung DPRD, termasuk perusakan pos maupun kantor kepolisian.
"Gedung yang hangus terbakar itu bisa kita bangun. Arsip yang hilang bisa kita cetak kembali, bangunan yang hancur bisa kita perbaiki tapi yang menjadi persoalan mayoritas pelaku anarkisme adalah anak pelajar," ungkapnya.
Kabupaten Kediri, lanjut Mas Dhito, tidak memberikan toleransi kepada siapapun pelaku tindakan anarkis. Dihadapan masyarakat yang hadir pada acara pengajian KH Anwar Zahid tersebut, Mas Dhito berpesan kepada semua orang tua untuk ikut mengawasi anaknya.
"Bapak ibu, saya titip betul. Saya tidak bisa bekerja sendiri tanpa bergandengan erat dengan panjenengan semua," ajaknya.
Mas Dhito berharap dari SDI Ulumiyah Al Ma'ruf yang diresmikan Menteri Sosial Syaifullah Yusuf tersebut, nantinya lahir generasi penerus yang akan menggantikan tokoh-tokoh yang hadir dalam acara malam itu.
Gus Ipul sapaan Menteri Sosial Syaifullah Yusuf dalam kesempatan itu juga menyampaikan keprihatinannya dengan kejadian pembakaran gedung-gedung pemerintahan yang terjadi di Kediri. Pihaknya berharap, semua elemen masyarakat untuk ikut berperan serta membangun Kabupaten Kediri.
"Saya sampaikan apresiasi kepada bapak bupati dan bapak aparat keamanan yang telah bisa segera memulihkan kembali Kabupaten Kediri," ucapnya.
Berita Terkait
12 Agustus 2025 10:28
OPPO Dekatkan Fans dengan Aksi Panas Laga Penuh Momen Bali United vs P...
05 Maret 2025 14:52
Hadiri Sertijab, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak Opti...
19 Agustus 2025 13:54
Berikan Bantuan Biaya Hidup dan Alat Disabilitas, Mbak Wali Tegaskan A...
07 Oktober 2025 21:03
Wujudkan Layanan Cepat dan Modern, Mbak Wali Launching Aplikasi “Flo...
09 September 2025 14:34
Beri Wadah Generasi Muda Pramuka Bertumbuh, Mbak Cicha Berangkatkan 20...
19 Agustus 2025 16:57
Momen Mas Dhito dan Mbak Cicha Bertemu dan Video Call Guru SMA
Rekomendasi
12 Desember 2025 19:45
Mbak Wali Tegaskan Penguatan Gizi: SPPG Jadi Garda Depan Program MBG d...
07 Desember 2025 10:20
Samsung Galaxy Z & Gemini AI: Buka Peluang Kreator untuk Jadi Pebisni...
11 Desember 2025 18:33
Inter Kediri sukses menjalani laga perdananya di babak penyisihan grup...
12 Desember 2025 15:53
Bikin Liburan Akhir Tahun Makin Seru Dengan Google Gemini Di GALAXY S2...
10 Desember 2025 11:27
Pembangunan dan Rehabilitasi Jalan Stasiun Kediri Capai 98%, Tahun Bar...
10 Desember 2025 13:45
Komentar (0)