Pemerintahan > Kediri

Pasar Loak Kediri Tolak Barang Jarahan, Pedagang Siap Dukung Aparat

A
Agha Fairuz Tim Kharismafm - 07 September 2025 11:41

Keterangan : Syamsul Huda di kiosnya pasar loak kaliombo

KEDIRIIN.COM — Kediri, 7 September 2025

Pasca kerusuhan yang terjadi di sekitar kawasan Pemkab dan pemkot Kediri beberapa waktu lalu, muncul kekhawatiran akan peredaran barang-barang hasil penjarahan di pasar loak. Menanggapi hal itu, para pedagang Pasar Loak Kaliombo menyatakan sikap tegas: menolak menjual atau menerima barang jarahan dalam bentuk apa pun.


Salah satu pedagang senior, Syamsul Huda, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh aparat keamanan dalam menjaga situasi tetap kondusif. Ia juga memastikan akan segera menginformasikan kepada pihak berwajib jika menemukan indikasi penjualan barang yang berasal dari hasil penjarahan.


> "Kami para pedagang tidak ingin pasar ini tercoreng. Jika ada yang mencoba menjual barang mencurigakan, kami tidak akan menerima dan siap melaporkan ke aparat," tegas Syamsul kepada Kediriin.com.




Pemerintah Kabupaten Kediri Beri Tenggat Pengembalian


Sebelumnya, Pemkab Kediri bersama aparat kepolisian telah memberikan batas waktu hingga Sabtu, 6 September 2025, bagi masyarakat untuk mengembalikan barang-barang hasil kerusuhan secara sukarela. Setelah tenggat berakhir, aparat akan mengambil tindakan hukum terhadap pelaku yang tidak kooperatif.


Komitmen Bersama Pulihkan Kondisi Kota


Langkah tegas dari para pedagang ini menjadi bagian penting dalam proses pemulihan suasana Kota Kediri. Pasar loak, sebagai pusat ekonomi rakyat, ingin tetap menjadi tempat yang aman dan terpercaya bagi pembeli maupun penjual.


Kapolres Kediri Kota juga sebelumnya telah mengimbau masyarakat untuk tidak menyimpan atau memperjualbelikan barang hasil penjarahan dan memberikan jalur damai bagi mereka yang mau mengembalikan barang sebelum batas waktu yang ditentukan.






Komentar (0)

penulis

Penulis Utama
A
Agha Fairuz

Tim Kharismafm

500/500