Gelar Jambore Kader Kilisuci, Optimalisasi Penguatan Program Germas

    2
    0

    FOTO : Pemkot Kediri melalui UPTD Puskesmas Mrican melaksanakan Jambore Kader Kilisuci di Hutan Joyoboyo.(dok/jonathan)

     

    KEDIRI | Dalam rangka mewujudkan optimalisasi program Gerakan Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat (GERMAS), Pemkot Kediri melalui UPTD Puskesmas Mrican melaksanakan Jambore Kader Kilisuci di Hutan Joyoboyo, kamis (7/12). Kegiatan tersebut, diikuti oleh perwakilan 27 posyandu balita dari 4 kelurahan yaitu Mrican, Dermo, Ngampel, dan Gayam.

    Kepala UPTD Puskesmas Mrican, drg. Suprih Winarni dalam wawancaranya mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para anggota Kader Kilisuci dalam mendukung program GERMAS. Dimana para kader Kesehatan ini merupakan penggerak program GERMAS yang telah berupaya memberikan sosialisasi budaya hidup sehat kepada masyarakat.

    “Kegiatan ini sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, dimana kita terus mengkampanyekan agar masyarakat membiasakan hidup sehat, seperti makan buah dan sayur, olahraga, dan cek kesehatan secara rutin salah satunya lewat Kader Kesehatan yang kita miliki,” tuturnya.

    Kegiatan jambore ini diisi dengan berbagai kegiatan yang diikuti oleh seluruh peserta, diantaranya senam pagi, makan sayur dan buah bersama, lalu lomba yel-yel kreatif, dan cerdas cermat.

    “Jadi kita lakukan perlombaan yel – yel kreatif dan cerdas cermat kepada mereka untuk menguji sejauhmana tingkat kreativitas dan pengetahuan mengenai hidup sehat. Kita juga berikan hadiah uang pembinaan kepada kelompok yang menjadi pemenangnya,” imbuh Suprih Winarni.

    Lebih lanjut , ia berharap, dari kegiatan tersebut para kader dapat meningkatkan cakupan orang tua untuk datang ke posyandu balita. Selain itu dengan tetap memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk membiasakan hidup sehat.

    “Semoga kegiatan jambore pagi ini dapat mengoptimalisasikan kapasitas dari kader kesehatan. Karena para kader dituntut untuk inovatif dan kreatif dalam meningkatkan cakupan kunjungan para orang tua untuk datang ke posyandu balita. Selain itu, juga terus mengkampanyekan perilaku hidup sehat kepada masyarakat di wilayah masing – masing,” tandasnya.

    Sementara itu, tanggapan positif diungkapkan dari peserta jambore salah satunya Wida dari Kader Kilisuci Kelurahan Ngampel. Menurutnya kegiatan jambore sendiri dapat mempererat kekompakan dari para anggota. Selain itu, para kader dapat mengeluarkan seluruh kreatifitasnya saat mengikuti lomba.

    “Sangat bagus, kegiatan seperti ini bisa memperkuat kekompakan kita. Dan bisa menjadi motivasi kami nantinya dalam bertugas untuk terus mengajak masyarakat hidup sehat,” ucapnya.(red)